Soal Kerumunan Jokowi Di NTT, Christ wamea: Kalo Yang Melakukan HRS Atau Anies, Pendukung Jokowi Bisa Caci Maki Sampai 2024 - WARGA KARAWANG

24 Feb 2021

Soal Kerumunan Jokowi Di NTT, Christ wamea: Kalo Yang Melakukan HRS Atau Anies, Pendukung Jokowi Bisa Caci Maki Sampai 2024

Presiden jokowi saat melakukan kunjungan ke NTT

warga-karawang.com - Presiden Joko Widodo menjadi bahan perbincangan warganet seusai melakukan kunjungan ke Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (22/02/2021).

Kunjungan presiden Jokowi ke NTT untuk meninjau program food Estate di salah satu desa makata keri, kabupaten sumba tengah.

Setelah meninjau program food estate di desa maka Takari Jokowi melanjutkan ke desa ilinmedo kec. Waiblama di Kabupaten Sikka untuk meresmikan bendungan napun gete.

Saat di Kabupaten Sikka tepatnya di Maumere Jokowi dengan menggunakan mobil RI 1 berhenti dan menyapa warga di sana sontak warga sekitar pun langsung berkerumun berebut bingkisan yang di lempar-lempar kan Jokowi kepada masyarakat yang ada di lokasi sambil melambai-lambaikan tangan kepada masyarakat.

Saat video beredar banyak masyarakat yang menyayangkan Atas kejadian tersebut lantaran terlihat jelas kerumunan tersebut bisa berdampak buruk di saat masa pandemi saat ini.

Di video tersebut juga tidak terlihat protokol-protokol kesehatan yang selalu digaungkan oleh pemerintah seperti menjaga jarak dan memakai masker.

Banyak netizen yang memberikan komentar negatif Atas kejadian tersebut dan membandingkan kerumunan Jokowi dengan kerumunan Habib Rizieq Shihab.

Seperti Christ wamea yang mengatakan di akun twitternya. "Seandainya kerumunan ini dilakukan olh pak HRS atau Pak Anies pasti buzzernya pak Jokowi caci maki smpi tahun 2024."

Memang seperti yang sudah kita ketahui bersama Habib Rizieq Shihab dijebloskan ke penjara dengan alasan melanggar protokol kesehatan karena melakukan kerumunan.

Tapi hal itu mungkin akan berbeda jika Jokowi yang melakukan kerumunan tersebut. Bakalan lain ceritanya.

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda