Keputusan kritis dari Dewan Keamanan PBB tentang meningkatnya ketegangan di Yerusalem Timur - WARGA KARAWANG

12 May 2021

Keputusan kritis dari Dewan Keamanan PBB tentang meningkatnya ketegangan di Yerusalem Timur

Keputusan kritis dari Dewan Keamanan PBB tentang meningkatnya ketegangan di Yerusalem Timur

Warga Karawang - Menurut informasi yang diperoleh dari sumber diplomatik, DK PBB akan bertemu dalam sesi tertutup pada pagi hari ini waktu setempat untuk membahas ketegangan yang meningkat yang dimulai dengan evakuasi paksa keluarga Palestina di Sheikh Cerrah Quarter Israel di Yerusalem Timur.

DK PBB segera bersidang untuk membahas meningkatnya ketegangan di Yerusalem Timur pada hari Senin, 10 Mei, tetapi sumber diplomatik melaporkan bahwa tidak ada tindakan yang diambil karena keberatan dari Amerika Serikat.

Dewan Keamanan, badan paling kuat dari PBB yang bertanggung jawab untuk memastikan perdamaian dan keamanan internasional, tidak dapat mengambil langkah konkret karena sikap bias Rusia di Suriah, China di Myanmar, dan AS dalam solusi masalah Israel-Palestina. .dan dikritik karena kehilangan legitimasi.

KETEGANGAN DI JERUSALEM

Yerusalem Timur menjadi saksi hari-hari yang menegangkan akibat evakuasi paksa warga Palestina yang tinggal di Distrik Sheikh Cerrah. Serangan polisi Israel di Masjid al-Aqsa juga meningkatkan ketegangan di kota suci itu.

Kelompok perlawanan Palestina di Jalur Gaza mengizinkan polisi Israel menarik diri dari Masjid al-Aqsa dan Sheikh Cerrah Quarter di Yerusalem Timur yang diduduki hingga pukul 18.00 waktu setempat kemarin.

Setelah polisi Israel tidak menarik diri dari Masjid al-Aqsa dan Sheikh Jarrah, kelompok perlawanan Palestina meluncurkan banyak roket ke Israel. Setelah itu, tentara Israel mengumumkan bahwa operasi militer yang disebut "Penjaga Tembok" diluncurkan terhadap Jalur Gaza.

Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan bahwa jumlah martir meningkat menjadi 30, termasuk 10 anak-anak, dan 203 orang terluka dalam berbagai cara dalam serangan yang dilakukan oleh Israel di Jalur Gaza.

Di sisi lain, organisasi perlawanan Palestina menghantam kota dan wilayah Israel di sekitar Jalur Gaza dengan roket.

Polisi Israel melaporkan bahwa 2 orang Israel tewas dan 7 lainnya luka-luka akibat roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza.

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda