Nihayatul Wafiroh Meminta IDI Mengedepankan Sisi Pendampingan Ketimbang Harus Memecat Seorang Dokter - WARGA KARAWANG

5 Apr 2022

Nihayatul Wafiroh Meminta IDI Mengedepankan Sisi Pendampingan Ketimbang Harus Memecat Seorang Dokter

Gambar akun twitter @ninikwafiroh

WARGA KARAWANG - Wakil Ketua Komisi IX DPR Nihayatul Wafiroh atau Ninik menyebut Indonesia saat ini masih kekurangan tenaga media (Dokter). Di beberapa wilayah pelayanan kesehatan masih sulit diakses oleh rakyat.

Legislator dark Fraksi PKB itu pun mengungkapkan tidak mau ada dokter yang sudah lama berpraktik seperti Dr. Terawan Agus Putranto, justru malah dipecat oleh IDI.

"Di banyak tempat kita kekurangan dokter, tetapi ini ada dokter yang sudah praktik sudah lama, malah dipecat begitu, kan, secara tidak terhormat," kata Ninik kepada wartawan, Senin (4 april 2022) malam.

Dia meminta IDI untuk ke depannya bisa mengedepankan sisi pendampingan ketimbang harus memecat seorang dokter.

Misalnya, IDI bisa memberikan langkah preventif agar Terawan tidak melanggar ketentuan, meskipun mantan Kepala RSPAD Gatot Soebroto itu tengah mengupayakan penelitian.


"IDI sebagai payung besar dokter, harus memberikan hak seorang dokter yaitu memberikan pendampingan kepada dokter. Salahnya Terawan di mana, sih, harusnya mereka (IDI) melakukan pendampingan," ucap Ninik.

Meski begitu, kata legislator Daerah Pemilihan III Jawa Timur tersebut, IDI sudah berjanji ke Komisi IX untuk segera menyelesaikan isu pemecatan dr. Terawan dengan secara kekeluargaan.

Dia menganggap persoalan IDI dengan dr. Terawan sebenarnya hanya tinggal urusan komunikasi saja. Sebab, isu pemecatan Terawan dari IDI tidak kunjung usai semenjak 2018.

"IDI sudah mengatakan bahwa mereka akan meminta waktu untuk menyelesaikan masalah ini dengan cara kekeluargaan," ucap Ninik.***

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda